Selasa, 14 Agustus 2012

sejarah masuknya islam di indonesia


Sejarah masuknya islam di indonesia – Islam lahir di Mekah tahun 611 M ditandai dengan turunnya ayat Al-Qur’an yang pertama. Mula-mula ajaran Islam ini berkembang di Mekah dan Madinah, kemudian berkembang di seluruh Timur Tengah, Eropa Selatan, dan ke timur hingga Indonesia. Mula-mula Islam dibawa oleh para pedagang Gujarat, kemudian diikuti oleh orang-orang Arab dan Persia. Para pedagang Gujarat ini pada umumnya memeluk Islam. Sambil berdagang, mereka menyebarkan ajaran Islam di tempat-tempat mereka berlabuh.

Islam masuk ke Indonesia
Ada beberapa pendapat mengenai masuknya Islam ke Indonesia. Pendapat tersebut mereka kemukakan berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan. Pendapat yang menyatakan pengaruh Islam mulai masuk ke Indonesia adalah antara abad ke-7 dan ke-8 telah terdapat perkembangan orang Islam di sekitar Selat Malaka.
Pendapat lain menyatakan pengaruh Islam mulai masuk ke Indonesia abad ke-11. Pendapat ini mendasarkan bukti pada sebuah batu nisan Fatimah binti Maimun yang dikenal dengan Batu Leran di daerah Tuban Jawa Timur yang berangka tahun 1082 M. Ada juga yang berpendapat pengaruh Islam mulai masuk ke Indonesia pada abad ke-13. Pendapat ini berdasarkan bukti-bukti berikut.
  • Batu nisan Sultan Malik al Saleh berangka tahun 1297 M. Sultan Malik al Saleh adalah Raja Samudra Pasai pertama yang masuk Islam. Samudra Pasai adalah kerajaan Islam pertama di Nusantara.
  • Catatan perjalanan Marco Polo yang pernah singgah di Kerajaan Perlak (1292). Dalam catatannya menceritakan penduduk kota Perlak telah menganut Islam, sedangkan di luar kota belum (masih animisme dan dinamisme).
  • Catatan Ibnu Battuta (1345-1346) yang menyatakan bahwa bangsa penguasa Samudra Pasai menganut paham Syafi’i. Hal ini membuktikan bahwa agama Islam sudah berkembang di Samudra Pasai.
  • Catatan Ma-Huan musafir Cina ini memberitakan pada awal abad ke-15 M, sebagian besar masyarakat di pantai utara Jawa Timur telah memeluk agama Islam.
  • Suma Oriental dari Tome Pires musafir Portugis memberitahukan tentang penyebaran Islam antara tahun 1512 sampai tahun 1515 M, meliputi Sumatera, Kalimantan, Jawa hingga Kepulauan Maluku.
Faktor pendukung Islam cepat berkembang di Indonesia
Faktor-faktor yang mendukung penyebaran Islam cepat berkembang di Indonesia adalah sebagai berikut.
  • Ajarannya sederhana, mudah dimengerti dan diterima.
  • Syaratnya mudah, hanya dengan ucapkan kalimat Syahadat, yang berisi pengakuan adanya “Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah”
  • Islam tidak mengenal kasta, sehingga lebih menarik bagi rakyat biasa yang jumlahnya justru lebih besar.
  • Upacara-upacara keagamaan sangat sederhana.
  • Islam disebarkan dengan cara damai lewat kesenian dan akulturasi dengan kebudayaan setempat.
  • Jatuhnya Majapahit dan Sriwijaya menyebabkan kerajaan-kerajaan Islam berkembang pesat.
Saluran penyebaran Islam di Indonesia
Saluran-saluran penyebaran Islam yang digunakan pada abad ke-13 sampai abad ke-16 adalah seperti berikut ini.
  • Perdagangan, yaitu penyebaran ajaran Islam yang dilakukan oleh seorang pedagang Islam kepada pedagang lain.
  • Perkawinan, seorang penganut Islam menikah dengan seorang yang belum menganut Islam, sehingga pasangannya ikut masuk Islam.
  • Kesenian, yaitu penyebaran Islam dengan menggunakan media seni wayang, musik rebana, syair, dan sebagainya.
  • Akulturasi dan asimilasi kebudayaan, hal ini dilakukan dengan menggunakan unsur-unsur kebudayaan lama untuk usaha penyebaran Islam. Misalnya menggunakan doa-doa Islam dalam upacara adat seperti kelahiran, selapanan, perkawinan, seni wayang kulit untuk dakwah. dan sebagainya.
  • Pondok pesantren adalah perguruan khusus ajaran agama Islam. Penyebaran lewat pondok pesantren berarti penyebaran melalui perguruan Islam.
Kita cukup bangga dengan cara-cara damai Islam berkembang pesat di Indonesia. Berkat peranan ulama yang bijaksana, dalam waktu yang singkat Islam menyebar ke seluruh Indonesia. Sampai sekarang Islam menjadi agama mayoritas penduduk Indonesia, serta menjadi benteng yang sangat kuat bagi munculnya paham-paham atheisme yang masuk ke negara kita.
http://afghanaus.com/sejarah-masuknya-islam-di-indonesia/ 

sumber : file yang telah diterbitkan dan diposting kembali !!!

Senin, 13 Agustus 2012

jumpa sahabat SMA Negeri 3 Kendari

dalam menuju satu kebersamaan membutuhkan banyak komponen jiwa akan kemengertian seseorang untuk menjadi sahabat. jujur saya tidak punya sahabat karib yang begitu akrab selain keluarga yang selalu ngambek kalau saya betanya kepada mereka. entah pertanyaan yang bagaimana untuk membuat mereka tidak begitu marah kepada saya. namun untuk menuju satu masa depan yang penuh cita-cita, ada satu hal yang saya tidak akan pernah lupakan yakni teman saya beraneka sifat yang dapat saya pelajari dari tingkah mereka, cara bicara, dan sebagainya. berikut ini sebagian dari teman-teman saya yang bisa dikatakan sedikit akrablah dengan saya.


perkenalkan foto diatas merupakan teman saya waktu saya duduk di bangku kelas sepuluh dua. dari ujung kiri saya sendiri, lalu tengahnya ivan. si ivan sendiri ntah dimana rimbahnya ? dia pindah sekolah tanpa meninggalkan jejak sedikit (wow, cara yang menakjubkan untuk menaklukan seorng jame blond) sebenarnya dia itu orangnya baik dan menurut rumor, dia pindah sekolah karena melanggar janji sama bi guru BK. lalu disampingnya adalah risko arsyad dia orangnya tenang banget dan dia merupakan orang kepercayaanku.... wkwkwkw


 yang tengah itu namanya m.ridwan saputra, kerjaannya main band terus, cita-citanya mau ketemu sama J ROKS hehehhh. disusul diampingnya, ia adalah ilham suwandi umar dia sebenarnya baek tapi dia pengen banget jadi seoran pembalab motor !!! hahaha s'moga bruntuk !!!


disamping saya, adalah bu vesri, dia seorang guru yang kukagumi di sekolah soalnya dia memiliki pemikiran yang dewasa akan tingkah laku seorang siswa dan dapat menjadi tempat curhat siswa di SMA Negeri 3 Kendari.


nah, kalau yang diatas merupakan teman-temanku ketiaka saya mesih duduk di bangku kelas sebelas ipa satu. orang-orangnya asik-asik kok, tapi kadang-kadang ada yang egoslah. tapi tetap kompak dalam masalah dunia akhirat. hahahhahhha becanda !!!

so, itulah sebagian kecil kisah kasih disekolah !!! ya lumayan punya sahabat seperti mereka !!!

Kenapa Pendidikan di Negara Asia Timur dan Singapura Lebih Maju ? Ini Jawaban Jujur AI

Pendidikan: Kebutuhan Primer untuk Masa Depan yang Lebih Baik Pendidikan memiliki banyak manfaat yang sangat mendasar dalam kehidupan manusi...